Hipnoterapi untuk mengatasi luka Inner Child

John Bradshaw (1992) menyatakan bahwa inner child adalah hasil dari pengalaman atau peristiwa masa lalu yang tidak terselesaikan dengan baik.
Mardiyati (2015) melakukan penelitian yang menemukan bahwa anak-anak yang mengalami trauma fisik atau mental sejak usia dini akan menjadi depresi, agresif, murung, mudah menangis, melakukan kekerasan pada orang lain, dan dapat mengalami penurunan kognitif.
Menurut Diamond (2008), inner child adalah kumpulan peristiwa yang dialami oleh seseorang saat mereka masih kecil.
Inner child yang terluka kemungkinan disebabkan oleh hal dibawah ini:
1. Kehilangan orang tua atau wali serta anggota keluarga yang dekat
2. Kekerasan yang dilakukan secara fisik, emosional, atau seksual
3. Penolakan
4. Penyakit yang sangat parah.
5. Perundungan atau intimidasi
6. Gempa di Bumi
7. Konflik dalam keluarga
8. Kekerasan dalam rumah tangga dan penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol dalam keluarga.
9. Anggota keluarga mungkin menderita gangguan mental.
10. Hidup sebagai pengungsi
11. Menjauh dari keluarga.
Jadi, ketika inner child Anda terluka, itu akan memengaruhi cara Anda sebagai orang dewasa mengambil keputusan dan berhubungan dengan orang lain.
Anda harus mengetahui, menerima, dan terhubung dengan sisi inner child Anda karena mereka merupakan bagian dari karakter Anda.
Ciri-ciri Inner Child yang Terluka:
a. Mudah Merasa Takut: Orang yang mengalami inner child yang terluka akan merasa takut untuk ditinggalkan, merasa tidak layak dicintai, cemas, dan depresi.
b. Tidak Percaya pada Diri Sendiri: Orang sering tidak percaya pada kemampuan mereka dan mudah membandingkan diri dengan orang lain.
c. Sering Merasa Bersalah: Orang yang memiliki inner child yang terluka akan merasa bersalah bahkan jika mereka tidak melakukan kesalahan. Ini dapat berasal dari pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan.
d. Emosi Tidak Stabil Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan dapat mempengaruhi emosi seseorang, seperti membuat mereka merasa senang dan marah secara instan.
e. Terlalu Kompetitif Seseorang tidak ingin merasakan kegagalan karena selalu ingin menjadi yang terbaik.
Sangat penting untuk menjalin hubungan yang sehat dengan calon pasangan atau pasangan Anda dengan mengidentifikasi tanda-tanda inner child yang terluka. Meskipun mengatasi rasa sakit, kemarahan, frustrasi, dan kewalahan inner child yang terluka adalah sesuatu yang tidak dapat Anda lakukan sendirian.
Dengan melakukan hipnoterapi untuk mengatasi luka inner child, Anda dapat memutus mata rantai luka bathin dan trauma pada pengasuhan generasi selanjutnya.
Sumber: https://madaniya.pustaka.my.id/journals/contents/article/download/356/304/ https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/cdj/article/download/39153/24889/129016 https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/blog/20240506/1845426/berdamai-dengan-inner-child/ https://etheses.iainkediri.ac.id/8950/3/933418418_bab2.pdf
https://www.psychologytoday.com/us/blog/addiction-and-recovery/202012/carrying-a-wounded-inner-child-into-your-relationships

Comments